HalselHukum & KriminalNasionalTopik Terkini

Subuh Keliling, Kapolres Halsel Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

 

(Kapolres dan Wakapolres beserta Jajaran melaksanakan Sholat Subuh Keliling di Masjid Desa Tomori)
(Kapolres dan Wakapolres beserta Jajaran melaksanakan Sholat Subuh Keliling di Masjid Desa Tomori)

TelusurMalut.com–Kapolres Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, AKBP Hendra Gunawan, SH., MH., S.I.K, melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al-Kautsar, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut, dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Hadir pada kegiatan itu yakni Wakapolres Kompol Sujarwo SH, beserta para pejabat utama (PJU) Polres, imam masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah salat Subuh.

Kegiatan diawali pelaksanaan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) oleh Kapolres Halmahera Selatan.

Kapolres AKBP Hendra Gunawan, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Ia pun mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak ragu menghubungi layanan darurat Kepolisian 110 yang dapat diakses selama 24 jam dan bebas pulsa apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya saat membakar sampah.

“Karena api yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran yang berdampak pada kesehatan masyarakat akibat kabut asap serta mengganggu jarak pandang. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan kerja sama semua pihak untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan,” katanya.

Kapolres juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak dan remaja menyusul adanya laporan tindak pidana kekerasan seksual yang diterima kepolisian dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir.

“Anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang rentan, baik sebagai korban maupun pihak yang terlibat dalam tindak pidana. Karena itu, orang tua diharapkan meningkatkan pengawasan, memastikan anak-anak berada di rumah pada waktu yang wajar pada malam hari, serta segera mencari informasi apabila anak belum pulang,” ajak Kapolres.

Kapolres turut menegaskan bahwa penanganan perkara kekerasan seksual harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan tidak boleh mengabaikan hak-hak korban.

Dikesempatan itu jamaah juga turut menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan pesta keramaian atau ronggeng yang berlangsung hingga melewati batas waktu dan mengganggu waktu istirahat masyarakat.

Jamaah juga menyoroti potensi gangguan kamtibmas akibat konsumsi minuman keras (miras) dalam kegiatan tersebut, yang dapat memicu perkelahian dan mengganggu ketenteraman warga sekitar.

Aspirasi tersebut menjadi masukan penting bagi kepolisian dalam menentukan langkah pencegahan dan menjaga kenyamanan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Halmahera Selatan secara rutin melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam hari.

Pihaknya juga akan memberikan imbauan kepada penyelenggara pesta agar mematuhi batas waktu pelaksanaan kegiatan demi menjaga kenyamanan masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan.

“Kepolisian terus melakukan upaya penindakan dan pencegahan peredaran miras, termasuk jenis cap tikus, melalui kegiatan patroli dan langkah-langkah lainnya. Kapolres mengharapkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat agar berbagai upaya tersebut dapat berjalan optimal,” harapnya.

Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polres Halmahera Selatan berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, serta memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Karena itu, diharapkan sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Halmahera Selatan yang aman, nyaman serta kondusif,”pungkasnya. (tim/red)

Back to top button