HalselNasionalPemerintahanTopik Terkini

Oktober Bupati Cup Halsel 2026 Digelar, Dispora Terapkan Skema Baru

 

(Kadispora Halmahera Selatan Noce Totononu)
(Kadispora Halmahera Selatan Noce Totononu)

TelusurMalut.com — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Halmahera Selatan (Halsel) memastikan Bupati Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Diajang Bupati kali ini, Berbeda dari sebelumnya. Sebab, Dispora akan mengubah mekanisme peserta dengan menerapkan sistem satu kecamatan satu tim.

Kepala Dispora Halmahera Selatan, Noce Totononu, mengatakan perubahan skema tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Bupati Cup sebelumnya.

Selain itu, kata Noce, perubahan skema tersebut, dalam rangka mengantisipasi potensi konflik serta memperjelas proses seleksi pemain.

“Pendaftaran Bupati Cup kali ini hanya perwakilan satu kecamatan, atau satu kecamatan satu tim. Jadi yang masuk ke kabupaten sekitar 30 tim,” kata Noce saat diwawancarai di Aula Kantor Bupati pada , Selasa (18/8) kemarin.

Menurutnya, proses seleksi di tingkat kecamatan dimulai sejak Agustus hingga September. Setiap kecamatan diberikan kesempatan membentuk tim yang terbaik sebelum berlaga di tingkat kabupaten.

“Agustus ini mulai berjalan. Besok kami rencana membuat keputusan untuk diedarkan ke kecamatan-kecamatan, bersama regulasi dan berbagai ketentuan, termasuk batas waktu,” ujarnya.

Noce menjelaskan, tim yang menjadi juara di tingkat kecamatan tidak serta-merta menjadi satu-satunya sumber pemain.

Karena itu, setiap pemain dari desa lain yang dinilai memiliki kemampuan juga dapat dipilih untuk memperkuat tim kecamatan.

“Ketika ada yang sudah memenangkan pertandingan di kecamatan, mereka bisa mengambil pemain dari desa-desa yang tidak menang. Tetap kami buat figur yang bisa dipilih,” jelasnya.

Ia menambahkan, mekanisme tersebut membuat proses pembentukan tim lebih terarah sekaligus memberikan ruang bagi pemain potensial dari seluruh desa di setiap kecamatan.

Perubahan sistem ini juga disebut sebagai langkah evaluasi atas pelaksanaan piala Bupati Cup tahun sebelumnya.

Dispora terus berupaya berbenah dan mempertegas regulasi agar persoalan yang pernah muncul tidak kembali terjadi.

“Pengalaman kemarin menjadi rujukan dan evaluasi kami untuk mengantisipasi. Ruang-ruang itu sudah kami coba antisipasi, mudah-mudahan tidak ada masalah terulang,” katanya.

Menurutnya, keberadaan panitia diperlukan agar koordinasi, penyuratan, penyediaan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan pertandingan dapat berjalan lebih tertib.

“Kami sarankan ada panitia lokal supaya ada pengaturan dan peraturan yang jelas,”jelas Noce.

Noce menargetkan seluruh proses seleksi tingkat kecamatan selesai pada September sehingga pertandingan tingkat kabupaten dapat dimulai pada Oktober dengan sekitar 30 tim.

Terkait anggaran, Noce menyebut nilai yang disiapkan untuk Bupati Cup 2026 masih berada pada kisaran anggaran pelaksanaan sebelumnya, yakni sekitar Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar.

Sementara untuk kepanitiaan tingkat kabupaten, Dispora menunjuk Abdila Jafar sebagai bagian dari panitia pelaksana. Penunjukan tersebut mempertimbangkan pengalaman dan kemampuannya di bidang sepak bola.

“Beliau memiliki lisensi dan juga seorang pemain bola, sehingga kami nilai bisa bertanggung jawab dan menjalankan tugas,” pungkasnya. (Mursid)

 

Back to top button