Maluku UtaraPemerintahanTernate

Lato! Mengganggu Proses Belajar Siswa di Sekolah, Komisi III DPRD Warning Disdik Ternate

 Anggota Komis III DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif. Dok : (Istimea) 

TERNATE, Telusurmalut.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, menegaskan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah agar permainan lato-lato tidak dibawakan di sekolah pada saat proses belajar.

Hal Itu, dapat mempengaruhui proses belajar mengajar siswa/siswi, karena bunyi permainan Lato-lato tersebut dapat mengganggu.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Dr Nurlela Syarif saat dikonfirmasi  pada Sabtu (14/1/2023) mengatakan, jika permainan lato-lato ini mengganggu proses belajar siswa/siswi lain pada saat jam sekolah, maka komisi III akan intens koordinasi dengan Dinas Pendidikan melalui Kabid SD dan SMP untuk dilakukan himbauan.

Menurutnya, memang permainan ini ada plus minusnya, baik itu anak-anak sekolah bisa beralih pada permainan game secara online ke permainan Lato-lato, namun sisi negatifnya adalah ketika permainan tersebut dibawa ke sekolah, dan dimainkan.

“Harus ada warning dari Dinas maupun pihak sekolah, karena mereka yang melihat dan mendengar secara langsung, ketika di sekolah, kerana itu akan mengganggu siswa/siswi belajar. Dan harus ada teguran langsung atau menyampaikan ke mereka agar jam sekolah jangan dibawa permainan lato-lato, nantinya di luar jam sekolah barulah bisa bermain Lato-lato,” Katanya.

Untuk itu, Komisi III juga berharap agar jenis permainan apapun yang bisa mengganggu belajar di sekolah tidak di bawa. Apalagi permainan itu masif dan sudah mengganggu pada saat proses belajar.

Semestinya Dinas Pendidikan, lanjut politisi Partai Nasdem itu, harusnya melakukan himbauan atau penyampaian kepada pihak sekolah, agar membuat larangan membawa permainan baik itu Lato-lato atau jenis mainan lainnya yang dapat mengganggu jam belajar.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate, Muslim Gani saat dihubungi wartawan beberapa kali melalui telepon dan pesan Whatsapp, belum juga diterima, hingga berita ini ditayangkan. (Sr/Red)

Back to top button