HalselPemerintahan

Ini Penjelasan Dirut PDAM Halmahera Selatan Soal Tarif Air di Wilayah Obi

Foto Istimewa:(Direktur PDAM Halmahera Selatan Soleman Bobote)

BACAN- Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan melalui Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) menanggapi keluhan warga Obi terkait lonjakan tarif air di wilayah Obi.

PDAM juga memberikan ruang dialog berupa edukasi dan konsultasi publik, yang berlangsung pada, Jumat (27/06/2025), di Gedung Serbaguna Laiwui, Kecamatan Obi.

Kegiatan tersebut, nampak dihadiri puluhan warga tersebut terlihat antusias mengikuti konsultasi publik yang digelar PDAM Halmahera Selatan.

Hadir dalam kegiatan itu, yakni Direktur PDAM Halsel, Soleman Bobote, Camat Obi, Ali Lajaharia, perwakilan Polsek dan Koramil, kepala desa, serta BPD Laiwui.

Dikesempatan dialog tersebut, warga dari berbagai desa menyampaikan keresahan mereka terhadap tarif air yang dianggap melonjak drastis tanpa sosialisasi memadai.

“Kami masyarakat Obi sangat bersukur dan sangat senang karena Bapak Dirut bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Obi dengan tujuan mensosialisasikan Tarif Air bersih yang selama ini kami tunggu,” teriak warga.

Disisi lain, Seorang warga Desa Buton ibu mida mengungkapkan, kami dalam rumah sebayak 4 orang tapi setiap pembayaran ratusan ribu.

“Biasanya perbulan Rp50.000–Rp70.000, kini bisa tembus Rp130.000 lebih. Kami tidak paham dasar kenaikannya.”ujar Ibu mida.

Menanggapi keluhan warga, Dirut PDAM Halsel Soleman Bobote, menjelaskan bahwa tarif air di Halmahera Selatan terakhir ini mengalami kenaikan pada tahun 2022, setelah tidak dilakukannya perubahan sejak tahun 2006.

Ia menegaskan, bahwa penyesuaian tarif ini merupakan kewajiban berdasarkan SK, Peraturan Daerah Nomor 186 Tahun 2022 tentang tarif dan kenaikan biaya opsnal PDAM tak dihindarkan.

Foto Istimewa:(Direktur PDAM Bersama Unsur Muspicam)

Suleman menuturkan, PDAM di Provinsi Maluku Utara dari 10 Kabupaten Kota, Halmahera selatan termasuk Tarif yang paling terendah soal tarif PDAM.

Olehnya itu, sebagai Direktur PDAM Halsel siap pertahankan harga tarif ini sesuai dengan pemakaian dan kebutuhan warga, itu suda menjadi tanggungjawab dan akan saya bijaki selama masi ada keluhan warga Obi dalam bentuk apapun.

“PDAM bukan entitas komersial, kami hadir untuk melayani. Penyesuaian tarif ini perlu agar layanan tetap berkelanjutan. Namun, kami akui sosialisasi kurang maksimal dan menjadi evaluasi kami ke depan,” ujar Soleman Bobote, Sabtu (28/6/2025).

Lebih lanjut, kata Soleman, memperkenalkan penerapan PASS Sistem, sebuah inovasi digital yang memudahkan pelanggan dalam memantau penggunaan air dan pembayaran tagihan secara transparan.

“Melalui PASS Sistem, pelanggan bisa langsung melihat rincian pemakaian air mereka secara real time, sehingga bisa menghindari kebingungan terkait tagihan,” jelasnya.

Sementara Camat Obi, Ali Lajaharia, menyambut positif kehadiran PDAM dan dialog langsung dengan masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya komunikasi dua arah agar ketegangan akibat kebijakan tarif bisa diminimalisasi.

“Saya berharap ke depan setiap perubahan tarif atau kebijakan lain disosialisasikan secara menyeluruh. PDAM juga harus lebih proaktif mendekati masyarakat, jangan menunggu keluhan datang,” tegas Ali.

Lanjut Ali, Acara ini merupakan momentum yang sangat penting untuk merespons keluhan masyarakat seputar, sehingga bisa memahami lonjakan tagihan air dalam beberapa bulan terakhir.

Menanggapi itu, Soleman menyatakan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan, memperkuat unit lapangan dan membuka ruang komunikasi yang lebih luas.

Ia mengungkapkan rencana PDAM untuk melakukan sosialisasi berkala dan memperbaiki sistem pembacaan meter air, yang selama ini menjadi sumber ketidakjelasan tagihan.

“Banyak lonjakan tagihan karena baru terpasangnya meteran di beberapa pelanggan. Mulai bulan depan, kami pastikan pembacaan dilakukan langsung dan akurat. Petugas juga akan dilatih agar lebih profesional,” tuturnya.

Soleman sangat berterimah kasih kepada para Camat, Kepolisian, TNI, Kepala Desa, BPD, tokoh Agama Toko masyarakat dan warga Obi pada umumnya, karena suda berpartisipasi dalam pertemuan Sosialisasi pada kesempatan hari ini, meskipun tidak semua hadir,” tutup Soleman. (**)

 

 

Back to top button