HalselPemerintahan

Disdik Halsel Tak Kantongi Data MBG, Korwil SPPG Pilih Bungkam

HALSEL, TM.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Halmahera Selatan mengaku belum menerima laporan resmi terkait perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.

Padahal, data peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan telah diserahkan kepada pengelola program sejak akhir 2025.

Sekretaris Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, Muhammad Umar, mengatakan pihaknya hanya bertugas menyediakan data siswa apabila diminta oleh pengelola SPPG.

“Prinsipnya, kami tetap menyediakan data siswa di seluruh sekolah yang tersebar di wilayah Halsel apabila pengelola SPPG datang meminta data di kantor Disdik,” ujar Muhammad Agus Umar saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, hingga kini Disdik belum mengetahui secara pasti jumlah sekolah maupun siswa yang telah menerima manfaat program MBG. Hal itu lantaran pengelola SPPG belum menyampaikan laporan realisasi pelaksanaan program kepada Disdik.

“Hingga sekarang kami belum menerima angka atau data riil dari SPPG terkait jumlah sekolah dan jumlah siswa yang sudah menerima menu MBG,” katanya.

Kepala Bidang SMP Disdik Halmahera Selatan, Ate Nurhayati, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan data sekolah dan jumlah siswa berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) telah diserahkan kepada pengelola SPPG yang meminta data tersebut.

“Kami sudah serahkan data sekolah dan jumlah siswa berdasarkan data di Dapodik kepada pengelola SPPG, tetapi informasi balik kepada kami sama sekali tidak ada,” ujar Ate.

Ia menjelaskan, dari total 124 SMP di Halmahera Selatan, data 121 sekolah telah diserahkan kepada pengelola SPPG sejak akhir 2025. Namun, hingga kini Disdik belum menerima laporan terkait sekolah maupun siswa yang telah mendapatkan manfaat program MBG.

“Kami sudah menyerahkan data siswa pada akhir tahun 2025. Namun, laporan mengenai jumlah sekolah yang menerima program MBG belum disampaikan oleh pengelola SPPG sampai sekarang,” katanya.

Hal serupa disampaikan Kepala Bidang PAUD Disdik Halmahera Selatan, Junaedi Robo. Ia mengaku belum memperoleh informasi terkait cakupan pelaksanaan program MBG pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Kami belum menerima laporan jumlah siswa di 288 sekolah PAUD, apakah sudah menerima jatah MBG atau belum. Namun, kami berharap semua siswa dapat memperoleh asupan gizi melalui program prioritas Presiden atau MBG,” ujarnya.

Menurut Junaedi, hingga saat ini Disdik juga belum mendapatkan data mengenai jumlah dapur SPPG yang telah beroperasi maupun jumlah satuan pendidikan yang telah menerima layanan program MBG.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Halmahera Selatan, Amar, belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Redaksi telah meminta klarifikasi mengenai jumlah sekolah dan siswa penerima manfaat program MBG serta berupaya menghubungi yang bersangkutan melalui sambungan telepon sejak 2 Juli hingga 29 Juli 2026. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons maupun penjelasan yang diberikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 20 dapur SPPG telah beroperasi di Kabupaten Halmahera Selatan. Dapur tersebut tersebar di Desa Jikohay, Fluk, Sambiki, Jikotamo, Madapolo, Amasing Kota, Amasing Kota Barat, Marabose, Hidayat, Babang, Tembal, Tuwokona, Wayaua, Bajo, Saketa, Dolik, Bisui, Gurapin, dan Pulau Makian. (Mursid/Red)

Back to top button