Maluku UtaraPolitikTopik Terkini

Asmar Bani Dorong Dua Tokoh Nahdliyin Maju Gubernur Malut dan WaliKota Ternate

Ketua Yayasan Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA), Asmar Bani tegaskan bakal dorong sahabat Jasri Usman calon Gubernur Maluku Utara periode 2024-2029.

Asmar menyebut, Ketua Wilayah (Ketwil) PKB Maluku Utara, Jasri Usman merupakan tokoh Nahdliyin sudah sangat layak untuk tampil merebut papan satu puncak Gosale.

“Sahabat Jasri Usman layak didorong maju sebagai calon Gubernur Malut dan kita semua wajib mendukung, bekerja dan memenangkannya,” Ucap Asmar Bani dalam acara silaturahim dan buka puasa bersama seluruh pengurus IKA PMII, Fatayat, GP Ansor dan kader PMII Se-Maluku Utara, di Royal Resto Kota Ternate, Senin (18/3) malam.

Asmar juga calon Bupati Halsel itu meyakini Sahabat Jasri mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan yang lebih baik kedepannya.

Menurutnya, Sahabat Jasri sangat memiliki pengalaman yang mumpuni baik di bidang politik maupun birokrasi.

Selain itu, kata dia, secara politik jika melihat perolehan kursi PKB di DPRD Provinsi dan Kabupaten sudah saatnya mantan Wakil Walikota Ternate itu didorong sebagai calon Gubernur Maluku Utara.

“Perolehan kursi PKB di Pileg kali ini cukup baik jadi sudah waktunya sahabat senior Jasri Usman didorong maju sebagai calon Gubernur Malut,

“Untuk itu, saya mengajak kita semua dukung beliau untuk Maluku Utara yang lebih baik kedepannya,”Ucap Maros juga Ketua PW IKA PMII Maluku Utara itu.

Selain Jasri Usman, Asmar Bani juga menyebut nama mantan Ketua Cabang PMII Dr. Abubakar Abdullah juga layak di dorong.

Ia menilai sosok Sahabat Aka sapaan akrab Abubakar Abdullah juga tokoh Nahdliyin yang layak didorong sebagai calon Wali Kota Ternate periode 2024-2029.

“Pak Aka layak didorobg bertarung di Kota Ternate. Kita lihat perkembangan kedepan jika ini jadi kita akan tarung sampai titik darah penghabisan,”Tandas Asmar.

Lanjut Asmar pria kelahiran soma pulau makian itu bilang, saat ini tim relawan mulai eksen bergerak, baik provinsi maupun Kota Ternate dan Halmahera selatan.

“Para tim yang sering saya menyebutnya tim senyap (1000) telah bergerak jauh-jauh hari. Mereka sudah mulai melakukan sosialisasi dan konsolidasi. Ada juga tim sahabat juang yang di kordinir para kader dan alumni PMII maupun gabungan,” Pungkasnya. (Sy)

Back to top button