Gubernur Sherly Salurkan 1000 Bantuan Nelayan di Malut

Sofifi, TM.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara, menyalurkan bantuan 60 unit mesin tempel Yamaha dan Suzuki berkapasitas 15 hingga 20 PK kepada nelayan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Malut, Kamis (18/7/2026).
Penyaluran itu merupakan bagian dari program bantuan 146 unit mesin tempel yang telah dianggarkan Pemprov Malut pada APBD 2026 senilai Rp14,9 miliar.
Program Pemprov Malut ini menyasar nelayan dari 10 kabupaten/kota dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dari jumlah 60 mesin yang disalurkan secara simbolis, sebanyak tujuh unit diberikan kepada nelayan di Kabupaten Pulau Morotai, 16 unit di Kota Ternate, dua unit di Kota Tidore Kepulauan, 10 unit di Kabupaten Halmahera Utara, dan 25 unit di Kabupaten Halmahera Barat.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengatakan, bantuan mesin tempel diberikan kepada nelayan yang telah lolos pembiayaan KUR dari bank-bank Himbara sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan nelayan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan mesin 15 hingga 20 PK kepada nelayan yang sudah berhasil mendapatkan KUR dari bank Himbara,” kata Sherly.
Antusiasme nelayan terhadap program pemerintah terus meningkat. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 900 nelayan telah mengajukan KUR. Dari jumlah itu, sekitar 500 pengajuan dalam proses, 300 telah disetujui, sementara 146 kapal telah selesai dibangun dan seluruhnya telah menerima bantuan mesin tempel.
“Total pengajukan KUR hingga detik ini sudah 900 nelayan. Yang diproses sekitar 500, yang disetujui 300. Kapal yang sudah selesai sebanyak 146 unit dan mesin yang sudah didistribusikan juga 146 unit sesuai jumlah kapal yang telah selesai,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah menargetkan penyaluran 440 unit mesin tempel pada tahap pertama tahun 2026.
Dari target tersebut akan ditingkatkan melalui APBD Perubahan sehingga total bantuan yang disiapkan tahun ini mencapai 1.000 unit mesin tempel bagi nelayan Maluku Utara.
“Kita target tahap pertama tahun 2026 sebanyak 440 mesin. Nanti pada APBD Perubahan kita tambahkan lagi. Jadi target tahun ini kita siapkan 1.000 mesin untuk nelayan Maluku Utara,” tegasnya. (tim/red)





